Siapakah Yesus? Tuhan atau Anak Tuhan?


Siapakah Yesus? Tuhan atau Anak Tuhan? – Salah satu ajaran terutama di tengah pemeluk Kristen yang amat kita tahu merupakan hal Allah Tritunggal ataupun yang lazim diucap dengan Trinitas. Trinitas terdiri dari Allah Bapa, Allah Anak ataupun Allah Putra, serta Allah Arwah Suci.

Siapakah Yesus? Tuhan atau Anak Tuhan?

holyisthelambDengan cara ketiga entitas itu merupakan Bapa yang menghasilkan langit serta alam, Anak yang lahir ke dunia, dan Arwah suci yang turun serta bermukim di batin orang setelah Yesus naik ke sorga.

Melansir tuhanyesus, Sebagian bagian di Alkitab pula membenarkan kehadiran Allah Tritunggal yang mempunyai kedudukannya tiap- tiap. Ilustrasinya terdapat pada 1 Korintus 12: 4- 6, yang bersuara:“ Terdapat rupa- rupa anugerah, namun satu Arwah.

Baca juga : Upacara Kematian Bagi Orang Kristen

Serta terdapat rupa- rupa jasa, namun satu Tuhan. Serta terdapat beragam aksi fantastis, namun Allah merupakan satu yang melakukan seluruhnya dalam seluruh orang…” Arwah Bersih membagikan kita karunia- karunia buat melaksanakan jasa pada Tuhan, yang bermaksud buat melaporkan profesi Allah yang agung.

Lalu pada 8: 11 yang bersuara begitu:“ Serta bila Arwah Ia, yang telahmembangkitkan Yesus dari antara orang mati, bungkam di dalam kalian, hingga Beliau, yangtelah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, hendak menghidupkanjuga badanmu yang sementara itu oleh Roh- Nya, yang bungkam di dalam kamu…” Dalamayat ini tutur‘ Beliau’ merujuk pada Allah Bapa, Si Inventor langit serta bumiyang diakui Yesus selaku individu yang lebih besar( Yohanes 14: 28). KristusYesus merupakan Allah Anak itu sendiri, serta Arwah merupakan Allah Arwah Bersih.

Selaku Allah Anak, Yesus diutus Bapa buat turun ke bumi, mengutip muka seseorang orang serta melaksanakan suatu kewajiban besar. Dalam kondisi ini Yesus Kristus merupakan Anak Tuhan. Salah satu kewajiban besar yang dicoba Yesus merupakan jadi jembatan di antara Bapa serta orang, di mana jembatan itu sudah cacat sebab kesalahan.

Yesus tiba ke bumi buat mengawali pelaporan Injil. Ia mengarahkan langsung pada seluruh orang mengenai individu Bapa- Nya, mengenai Allah yang berdaulat atas apapun di bumi dan yang menjanjikan keamanan abadi pada seluruh orang yang yakin kepada- Nya, di mana perihal itu cuma dapat diperoleh lewat Yesus sendiri.

Karakter Yesus kala terletak di alam pada dikala itu merupakan seluruhnya orang, dansepenuhnya Tuhan. Yesus merupakan 100% orang. Yesus lahir dengan raga manusiayang berkembang mulai dari bocah, anak- anak, sampai berusia. Yesus hadapi perkembanganfisik serta intelektual, bisa merasakan lapar, dahaga, letih, marah, serta khawatir. Yesus hadapi kesakitan serta beban pada dikala Beliau disalibkan. Yesus bahkanmengalami pencobaan yang dengan cara akal sehat tidak bisa jadi dirasakan oleh Tuhan.

Tetapi Yesus pula 100% Tuhan. Perihal itu tidak cuma diakui oleh Yesus sendiri tetapijuga banyak orang yang terdapat di era Akad Terkini pada dikala itu. YohanesPembaptis ilustrasinya. Buku Yesaya menulis,“ Adasuara yang bergembar- gembor: Persiapkanlah di padang padang pasir jalur buat TUHAN, luruskanlah di padang luas jalur raya untuk Allah kita!”( Yesaya 40: 3) Tahukahkalian bila nubuatan ini digenapi di dalam Injil Matius?

Injil Matius menarangkan kalau sang owner dari suara yang bergembar- gembor itu adalahYohanes Pembaptis( Matius 3: 1- 3), sebaliknya Tuhan itu sendiri merupakan YesusKristus. Perihal ini membuktikan kalau Yohanes Pembaptis merupakan alat penggenapan nubuatankitab Yesaya serta meyakinkan kalau betul Yesus merupakan Tuhan.

Serupa perihalnya pada saat Simon Petrus membenarkan kalau Yesus merupakan Mesias. Percakapan itu pasti sajatidak asal- asalan diucapkan Petrus. Percakapan itu pergi dari mulut Petruskarena Allah Bapa yang menyatakannya lewat ia.

Yesus sendiri sebagian kali membenarkan diri- Nya selaku Tuhan di Alkitab. Yohanes 10: 30- 33 menggambarkan mengenai gimana banyak orang melempari Yesus dengan batukarena Yesus membenarkan diri- Nya serta Bapa merupakan satu. Yesus sempat mengatakanbahwa banyak orang yang memandang Ia berarti sudah memandang Bapa( Yohanes 14: 6- 9).

Yesus membenarkan dirinya selaku jelas bumi, kebangkitan serta hidup, serta jalankeselamatan. Yesus berkata itu seluruh buat memberitahu banyak orang kalau Diaadalah Tuhan itu sendiri.

Jika demikian, lalu, sebenarnya Yesus itu Anak Tuhan atau Tuhan itu sendiri?

Tanggapannya merupakan keduanya betul. Kedua statment itu tidak terdapat yang salah. Yesus merupakan Anak Allah, Si Mesias, yang turun buat membuka jalur supaya orang dapat lebih gampang menjangkau keamanan dari Allah.

Yesus jadi orang serta hadapi kematian buat bertarung di kerajaan ajal, serta Ia bangun sebab Ia berhasil. Atas kebangkitannya seperti itu orang mempunyai peluang buat menyambut keamanan abadi.

Yesus juga merupakan Tuhan. Ayo kita kembali ke rancangan trinitas ataupun Allah Tritunggal. Allahdengan 3 individu.

Baca juga : Renungan Harian Kristen Dalam Lindungan Sang Gembala Agung

Contoh seseorang yang laki- laki yang mempunyai anak serta bekerja sebagai guru. Laki- laki itu mempunyai kedudukan selaku suami, selaku papa, dansebagai guru. Bukan berarti ia merupakan 3 orang yang berlainan kan?

Demikian juga dengan Yesus. Yesus merupakan Anak, bagian dari Allah Tritunggal. Itu berartiYesus pula ialah Tuhan Allah yang harus kita utamakan dalam kehidupan kita.